Tidak sedikit orang yang awalnya tegas membawa prinsip salafiyyah di lingkungan ormas atau kelompok yang bercampur bid‘ah.
Awalnya ingin meluruskan, namun perlahan mulai mentolerir penyimpangan, melemahkan sikap wala’ dan bara’, bahkan akhirnya membela kesalahan dengan alasan maslahat dan persatuan.
Ini menjadi bukti nyata benarnya peringatan para ulama: mewarnai itu mungkin, tetapi terwarnai jauh lebih sering terjadi.
Ibnu Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu berkata:
إِنَّكُمْ إِذَا جَالَسْتُمُ أَهْلَ الْبِدَعِ فَإِنَّهُمْ يُمْرِضُونَ قُلُوبَكُمْ
“Sesungguhnya apabila kalian duduk bersama ahli bid‘ah, mereka akan membuat hati kalian sakit.”
(Diriwayatkan oleh Ad-Darimi dalam Sunan-nya no. 121)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
وَالنُّفُوسُ ضَعِيفَةٌ وَالشُّبُهَاتُ خَطَّافَةٌ
“Jiwa manusia itu lemah dan syubhat itu sangat cepat menyambar.”
(Majmū‘ Al-Fatāwā, 7/284)
Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata:
لَيْسَ كُلُّ أَحَدٍ يَقْدِرُ عَلَى مُخَالَطَةِ أَهْلِ الْبِدَعِ وَالدَّعْوَةِ بَيْنَهُمْ، بَلِ الْأَغْلَبُ أَنَّهُ يَتَأَثَّرُ بِهِمْ
“Tidak setiap orang mampu bergaul dengan ahli bid‘ah dan berdakwah di tengah mereka, bahkan yang sering terjadi justru dia terpengaruh oleh mereka.”
(Al-Ajwibah Al-Mufīdah, hlm. 65)
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:
الْإِنْسَانُ ضَعِيفٌ، فَإِذَا خَالَطَ أَهْلَ الضَّلَالِ رُبَّمَا انْجَرَّ مَعَهُمْ وَهُوَ لَا يَشْعُرُ
“Manusia itu lemah, jika ia bercampur dengan orang-orang sesat bisa jadi ia terseret bersama mereka tanpa ia sadari.”
(Syarh Riyadhus Shalihin, 1/198)
Collaboration with: @mutiarasalafusshalih
Follow @alfianaljawiy untuk mendapatkan faedah ilmu setiap harinya...
#niatbaik #berujung #musibah #manhaj #agama






Tidak ada komentar:
Posting Komentar