Dalam salah satu bantahan beliau terhadap kelompok Asy’ariyyah, Syaikh menjelaskan 3 prinsip utama Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang tak bisa ditawar:
1)- Mendahulukan wahyu (naql) daripada akal (‘aql)
Kalau ada ayat atau hadits yang menurut logika sulit dipahami, maka wahyu tetap lebih utama. Ahlus Sunnah tidak menjadikan akal sebagai hakim atas agama.
2)- Semua hadits shahih adalah hujjah, baik mutawatir maupun ahad
Selama haditsnya shahih, maka bisa dijadikan dasar keyakinan. Tidak seperti Asy’ariyyah yang menolak hadits ahad dalam aqidah.
3)- Memahami dalil sesuai makna zhahir (apa adanya)
Kalau Allah mengatakan bahwa Dia beristiwa di atas Arsy, maka kita imani tanpa takwil, tanpa tahrif, dan tanpa tasybih. Apa yang Allah dan Rasul-Nya sampaikan, itulah yang kita yakini.
Inilah jalan para sahabat dan ulama Salaf. Siapa yang menyelisihi tiga kaidah ini, maka dia bukan Ahlus Sunnah wal Jama’ah, walau mengaku-ngaku.
Asy-Syaikh Falah bin Ismā‘īl al-Mandakar
رحمه الله
Baca lainnya :
https://almanhaj.or.id/12857-dakwah-salafiyyah-adalah-dakwah-ahlus-sunnah.html
https://almanhaj.or.id/3011-apakah-al-asyariyyah-termasuk-ahlu-sunnah.html
Allahu Yahdik






Tidak ada komentar:
Posting Komentar